Kevin.jpg (19421 bytes)

Home

News

Programs

Teaching Programs

Background

The Foundation

Sponsors

People

Dogs

Volunteering

Donations

Contact

Email Us

Program pendidikan dokter hewan
bersama
Universitas Udayana

Yayasan ini didukung dan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Denpasar. Yayasan berkesempatan untuk menambah kurikulum universiatas tersebut dengan terjun langsung dan melatih keterampilan mereka sebagai dokter hewan di kemudian hari. Dalam kesempatan ini juga mahasiswa dapat langsung mendapatkan pengalaman dalam bekerja sama dengan dokter hewan dari Luar Negeri. (kunjungan dokter hewan Luar Negeri)

Program jalanan

2 (dua) hari dalam seminggu, para dokter hewan sukarelawan dan dua atau empat dokter hewan dari FakultasKedokteran Hewan Universitas Udayana bergabung dalam melakukan program Yayasan ini dengan menangkap dan memberikan perawatan terhadap ajing-anjing jalanan yang berpenyakit kulit serta terkena luka infeksi. Yayasan Yudisthira Swarga inipun dapat menyelesaikan 1 s/d 3 kali pensterilisasian. Program ini di lakukan setiap hari Selasa dan Kamis.

Sasaran utama dalam melakukan program ini adalah daerah pantai, pasar, serta area kampung atau tempat-temapat yang memungkinkan dimana banyak anjing-anjing berkeliaran. Banyak tempat yang telah menjadi sasaran saat ini dimana penduduknya atau masyarakat sekitarnya yang ingin bergabung menjadi sukarelawan untuk membantu lancarnya program ini, dengan cara mengatur tempat lokasi dan membantu menangkap anjing jalanan.

Untuk para Mahasiswa yang baru bergabung dengan program ini, mereka membantu untuk menangkap anjing dan memberikan perawatan terhadap anjing-anjing di Bali. Untuk mencapai lokasi tujuan, para Mahasiswa megendarai sepeda motor dan para sukarelawan membantu membawakan alat-alat yang diperlukan dengan kendaraan mereka.

Kerja lapangan di Banjar-Banjar

Kerja lapangan ini di lakukan untuk melatih bagaimana cara melakukan operasi dengan baik di daerah-daerah yang jauh dari keramaian. Program ini membantu para Mahasiswa yang baru selesai dalam pendidikan sarjana dan siap untuk menjadi dokter hewan di bawah bimbingan para Dokter Hewan berpengalam dari Luar Negeri. Program ini diawasi oleh Dokter Hewan Yudisthira dan manager lapangan Yudisthira. Dalam program ini juga hadir 1 – 2 Dokter Hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana beserta Mahasiswanya, Dokter Hewan baru, serta Para Mahasiswa yang baru selesai dalam pendidikan Kedokteran hewan. Para Dokter dan Dosen hadir dalam melakukan operasi dan mempraktekkan serta mendemonstrasikannya sebaigaimana mereka telah diskusikan bersama di dalam kelas. Program ini juga tidak hanya untuk para Mahasiswa yang baru belajar, tetapi mengajarkan pula kepada para Dosen dan Dokter Hewan lokal untuk belajar meggunakan teknik dan prosedur yang baru dalam melakukan operasi.

Para sukarelawan Yudisthira megatur jalannya operasi seperti: melipat kembali meja operasi yang telah digunakan, atau mengatur anjing – anjing yang antri untuk di opersi, sementara para Guru dan Dokter Hewan berkonsentrasi dalam memberikan pendidikan/pengajaran serta pengaturan dalam menggunakan obat-obatan.

Dalam sehari kita bisa melakukan sterilisasi 15 anjing atau lebih, dalam keadaan yang terjamin dan lingkungan yang terkontrol.

Dalam melaksanakan program ini di tangani oleh tangan-tangan yang berpengalaman seperti Dokter Hewan , para Guru dan para Mahasiswa yang sudah terlatih.

Dalam melakukan kerja lapangan, Yudisthira membawa tenda termasuk box yang dipergunakan untuk menyimpan sesuatu, kandang, meja, tempat air, dan perlengkapan lainnya yang dimuat dalam sebuah truk. Yayasan Yudisthira ini tergantung dari pemberian obat-obatan, sukarelawan dan sumbangan yang langsung dapat dipergunakan untuk kelangsungan program ini. Para sukarelawan yang mempunyai kendaraan membantu dengan transportasi artinya kendaran tersebut siap dipakai jika dibutuhkan.

Program in juga tergantung oleh banyak anjing yang di dapat seta penangkap anjing.

Dokter Hewan dari Yudisthira bekerja sama dengan Kelihan (Kepala) Banjar dalam mengatur persiapan jalannya operasi di suatu kampung.

Ketika Yudisthira tiba, mereka biasanya sudah siap dengan anjing-anjingnya untuk diberikan perawatan, serta penduduk mulai membawa anjing-anjingnya untuk diberikan perawatan atau mendapat sterilisasi. Dalam melakukan program ini kami bekerja di tempat-tempat yang keaadan penduduknya kurang mampu dan area dimana anjing-anjingnya banyak terkena infeksi, sehingga Yayasan Yudisthira tidak mengambil bisnis lahan pekerjaan Hewan lokal lainnya.

Penduduk dapat berbicara atau bertanya langsung kepada dokter hewan bagaimana cara memelihara anjing peliharaan mereka saat mereka menunggu giliran untuk diberikan perawatan terhadap anjing peliharaannya.

Sementara menunggu, mereka diberikan obat cacing dan obat kutu untuk binatang peliharaan mereka, dan obat-obatan ini di sponsori oleh "BAYER".

Yayasan Yudisthira dalam melakukan program ini membawa juga beberapa buku gambar yang langsung dapat di warnai oleh anak-anak, dan ini digunakan untuk pendidikan anak kecil. Dalam gambar ini dijelaskan bagaimana cara merawat dan menjaga serta menjelaskan bagaimana seharusnya mereka memberi makan terhadap binatang peliharaan mereka.

Cara ini memang sangat sederhana tetapi di sini mengajarkan juga untuk orang dewasa yang tidak sepenuhnya tahu dan tidak mengerti betul bagaimana cara menjaga dan merawat Anjing.

Program mahasiswa setiap hari Sabtu

Program ini terselenggara atas permintaan Unuversitas untuk mahasiswa kedokteran hewan yang berada di tahun pertama, kedua dan ketiga, untuk bekerjasama dan melatih mereka. Setiap hari sabtu sebanyak 40 mahasiswa bergabung dalam melakukan program Yayasan dan ini akan berlangsung selama 3 bulan. Program Yayasan ini meliputi: pemberantasan terhadap cacing, pembersihan kandang dan klinik anjing serta persiapan sebelum dan sesudah operasi.

Pemberantasan cacing : Obat cacing ini didapat atas sumbangan dari "BAYER", dan diberikan kepada anjing pantai, pasar dan kampung. Dalam memberikan obat cacing ini para Mahasiswa mencampurkannya dengan bakso, lalu mereka mencatat berapa yang sudah diberikan obat cacing, mencatat daerah mana yang mereka kunjungi, mencatat berapa banyak anjing Betina yang belum disterilisasi, mencatat berapa anjing yang telah diberikan obat pemberantasan kutu, dan menjelaskan kepada pemilik tentang perawatan anjing dengan baik. Mereka juga memperkenalkan Yudisthira dengan program-programnya dan sangat perlu bagi mereka untuk menjelaskan pentingnya sterilisasi. Bagi mahasiswa itu sendiri pentingnya belajar untuk berkomunikasi yang baik dengan masyarakat (klien).

Klinik dan kandang anjing : Para mahasiswa akan diberikan pengalaman bagaimana cara merawat alat-alat yang ada di klinik ataupun di kandang anjing. Mereka akan belajar bagaimana seharusnya memperlakukan binatang, dan pentingnya kebersihan dalam melakukan setiap kegiatan. Ini sangat penting karena didalam setiap kegiatan segala sesuatunya mesti bersih dan steril, baik itu dalam perlengkapan, tempat maupun lingkungan itu sendiri.

Mereka akan belajar membedakan perbedaan antara membersihkan dan yang sudah bersih. Mereka juga belajar tentang alat-alat yang patut dipakai untuk membersihkan dan obat apa yang harus dipakai untuk membersihkan sesuatu.

Dalam cara ini mereka mendapatkan pengalaman bagaimana cara menangani dan merawat anjing. Mereka belajar bagaimana cara merawat anak anjing layaknya seperti seorang perawat yang sangat peduli terhadap siapa dan apa yang dirawatnya, baik yang berumur 2 bulan atau lebih. Mereka juga belajar bagaimana penting memberi makan terhadap anjing yang tidak hanya sekedar nasi saja, tetapi dicampur dengan lauk pauk yang lainnya.

Setiap mahasiswa diberikan 1 anak anjing untuk latihan perawatan, seperti mengecek kupingya, kakinya, pemberantasan kutu, membuka mulutnya dan belajar untuk terbiasa dekat dengan anjing. Mereka belajar bagaimana cara memandikan anjing yang baik dengan sabun atau sampo apa yang harus dipergunakan, mereka juga harus membersihkan area untuk memandikan anjing. Kami juga mengajarkan kepada mereka bagaimana membuat kandang anjing yang sederhana tetapi aman untuk anjing tersebut.

Persiapan sebelum dan sesudah operasi pembedahan : Cara ini mengajarkan para mahasiswa untuk belajar bagaimana persiapan untuk melakukan operasi terhadap anjing dan bagaimana merawatnya setelah operasi dilakukan. Mereka memberikan perawatan untuk kulit, luka infeksi dan pemberantasan kutu. Mereka belajar untuk menanyakan sesuatu yang perlu digunakan selama persiapan berlangsung dan bagaimana cara untuk pengecekan fisik anjing. Mereka belajar bagaimana persiapan operasi, bagaimana reaksi setelah pembiusan, dan melihat cara Dokter Hewan dalam melakukan operasi.

Dalam metode ini mereka mendapatkan pengalaman dalam mengatasi dan menjaga anjing dengan baik. Mereka belajar bagaimana dan botol apa yang digunakan untuk menyusui anak anjing. Mereka belajar bagaimana merawat anjing-anjing kecil sebagaimana perawat menjaga pasien-pasiennya. Mereka juga belajar bagaimana mengatasi anjing diatas umur 2 atau 4 bulan. Mereka belajar bagaimana mempersiapkan makanan anjing yang dicampur dengan lauk pauk, yang tidak hanya sekedar nasi. Setiap mahasiswa mendapatkan satu anak anjing untuk latihan bagaimana menjaganya selama program berlangsung. Melalui program ini juga mereka dapat dengan leluasa memegang, memeluk dan memeriksa anjing tersebut. Di mulai dari memeriksa kuping, kaki, memeriksa adanya kutu, membuka mulutnya, dan merasakan keakraban dengan anjing-anjing. Mereka juga belajar dengan betul memandikan anjing dan melakukan perawatan penting untuk anjing tersebut. Mereka juga membersihkan area tempat mandi dan piring-piring yang di gunakan untuk makanan anjing.

Kami juga mendidik bagaimana membuat kandang sederhana dan aman yang di gunakan untuk anjing.

Yayasan ini didukung dan bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Denpasar.  Yayasan berkesempatan untuk menambah kurikulum universiatas tersebut dengan terjun langsung dan melatih keterampilan mereka sebagai dokter hewan di kemudian hari.  Dalam kesempatan ini juga mahasiswa dapat langsung mendapatkan pengalaman dalam bekerja sama dengan dokter hewan dari Luar Negeri.  (kunjungan dokter hewan Luar Negeri)